KORELASI ANTARA KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN MOTIVASI MENGHAFAL SANTRI TAHFIDZUL QUR’AN PONDOK PESANTREN DARUL ISHLAH

Authors

  • Zulfa El-Khusna Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Ishlah Tulang Bawang Lampung
  • Giman Bagus Pangeran Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Ishlah Tulang Bawang Lampung
  • Nur Azizeh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Ishlah Tulang Bawang Lampung

Keywords:

Kecerdasan Spiritual, Motivasi Menghafal, Tahfidz Al-Qur’an, Santri

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan spiritual dan motivasi menghafal Al-Qur’an pada santri tahfidz di Pondok Pesantren Darul Ishlah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 56 santri yang seluruhnya dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Likert yang mengukur kecerdasan spiritual dan motivasi menghafal Al-Qur’an. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Product Moment dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan spiritual dan motivasi menghafal Al-Qur’an. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kecerdasan spiritual santri, semakin kuat motivasi mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Kecerdasan spiritual berperan penting dalam membentuk kesadaran religius, keikhlasan, dan ketekunan santri dalam proses tahfidz. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penguatan aspek spiritual perlu diintegrasikan secara sistematis dalam program pembelajaran tahfidz guna meningkatkan motivasi dan keberhasilan hafalan santri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ansori, M., & Huda, M. (2020). Motivasi santri dalam menghafal Al-Qur’an dan implikasinya terhadap keberhasilan program tahfidz. Jurnal Pendidikan Islam, 9 (2), 145–160.

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Azwar, S. (2017). Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ginanjar, A. (2019). ESQ: Emotional spiritual quotient. Jakarta: Arga Tilanta.

Haedari, A. (2004). Manajemen pendidikan Al-Qur’an. Jakarta: Kementerian Agama Republik Indonesia.

Hamalik, O. (2011). Proses belajar mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Harmanto, A. (2018). Pendidikan Al-Qur’an dan pembentukan kecerdasan holistik. Dalam A. Harmanto (Ed.), Pendidikan karakter berbasis nilai Islam (hlm. 135–158). Bandung: Alfabeta.

Ilmia, N. (2016). Metode tahfidz Al-Qur’an dalam meningkatkan daya ingat santri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Likert, R. (1932). A technique for the measurement of attitudes. Archives of Psychology, 22(140), 1–55.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wahid, A. (2020). Motivasi belajar dalam perspektif pendidikan Islam. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 1–14.

Downloads

Published

2025-12-21

How to Cite

Zulfa El-Khusna, Giman Bagus Pangeran, & Nur Azizeh. (2025). KORELASI ANTARA KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN MOTIVASI MENGHAFAL SANTRI TAHFIDZUL QUR’AN PONDOK PESANTREN DARUL ISHLAH. DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 209-222. Retrieved from https://jurnaldhabit.web.id/index.php/dhabit/article/view/142