METODE KALAM SEBAGAI PENDEKATAN STUDI ISLAM KONTEMPORER: TELAAH KRITIS TERHADAP RELEVANSI RETORIKA TEOLOGIS KLASIK

Authors

  • Uswatun Khasanah Pascasarjana UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Keywords:

Ilmu Kalam, Teologi Analitik, Retorika Klasik, Studi Islam, Rasionalitas, Hermeneutika

Abstract

Artikel ini menganalisis potensi dan tantangan penggunaan metode Ilmu Kalam sebagai pendekatan studi Islam kontemporer, dengan fokus pada evaluasi kritis terhadap retorika teologis klasik. Ilmu Kalam, yang secara historis berkembang sebagai disiplin rasional-apologetik, memiliki fungsi utama mempertahankan akidah dari tantangan internal dan eksternal melalui argumentasi logis. Namun, keterikatan doktrinal Kalam klasik pada asumsi fisika dan kosmologi abad pertengahan menjadikannya kurang memadai untuk menghadapi isu-isu modern, seperti pluralisme, bioetika, dan sains mutakhir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-analitis, membandingkan struktur logika Kalam klasik (terutama argumen ?ud?th al-?lam dan teori atomisme) dengan tuntutan Teologi Analitik modern. Hasil telaah menunjukkan bahwa relevansi Kalam tidak lagi terletak pada isinya (doktrin spesifik yang terikat konteks), melainkan pada metodenya, yaitu penekanan pada kejelasan konseptual, validitas logis, dan struktur argumentasi formal. Dengan bertransformasi dari apologetika mazhab menjadi hermeneutika kritis yang berpusat pada isu kemanusiaan (aksiologi) dan epistemologi inklusif, metode Kalam dapat direvitalisasi. Rekontekstualisasi ini memungkinkan Kalam berfungsi sebagai alat studi Islam yang kritis, dialogis, dan mampu memformulasikan jawaban rasional terhadap tantangan teologis abad ke-21.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, M. Amin. (2016). Studi Agama: Normativitas atau Historisitas? Yogyakarta: Pustaka Pelajar. (Buku)

Al-Baqillani, Abu Bakr Muhammad ibn al-?ayyib. (1987). Kitab al-Tamh?d. Kairo: D?r al-Kutub al-Mi?r?. (Buku Klasik)

Arkoun, Mohammed. (2002). The Unthought in Contemporary Islamic Thought. London: Saqi Books. (Buku)

Craig, William Lane. (2003). Kal?m Cosmological Arguments. Philosophia Christi, 5(1), 5-18. (Jurnal Ilmiah)

Creswell, John W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications. (Buku)

Eva Fauziah, Revitalisasi Epistemologi Ilmu Kalam Sebagai Landasan Membangun Kerukunan Intern Umat Islam Melalui Pendekatan Teofilosofis, Jurnal Studi dan Pemikiran Islam, Vol.4 No. 1, 2025

Hanafi, Hassan. (2004). Min al-’Aq?dah il? al-Thawrah (Dari Akidah ke Revolusi), Jilid I. Kairo: Madbuli. (Buku)

Nasr, Seyyed Hossein. (2006). Islamic Philosophy from Its Origin to the Present. New York: State University of New York Press. (Buku)

Plantinga, Alvin. (1974). The Nature of Necessity. Oxford: Oxford University Press. (Buku)

Rahman, Fazlur. (2000). Islam dan Modernitas: Tentang Transformasi Intelektual. Bandung: Pustaka. (Terjemahan Buku)

Swinburne, Richard. (2012). Faith and Reason (2nd ed.). Oxford: Oxford University Press. (Buku)

Watt, W. Montgomery. (1992). Islamic Philosophy and Theology. Edinburgh: Edinburgh University Press. (Buku)

Wolfson, Harry Austryn. (1976). The Philosophy of the Kal?m. Cambridge, MA: Harvard University Press. (Buku)

Downloads

Published

2025-12-21

How to Cite

Uswatun Khasanah. (2025). METODE KALAM SEBAGAI PENDEKATAN STUDI ISLAM KONTEMPORER: TELAAH KRITIS TERHADAP RELEVANSI RETORIKA TEOLOGIS KLASIK. DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 130 -. Retrieved from https://jurnaldhabit.web.id/index.php/dhabit/article/view/135